RANDOM
Saat ini fia lagi duduk di depan kantor
nunggu si pemegang kunci. Yaps hari ini fia kepagian. Sambil nongki nongki, fia
jadi punya moody buat nulis beberapa story yang udah kelewat, dari mulai cerita
sedih, sampe cerita yang membahagiakan, ya tiba2 saja ada lewat di depan mata.
Bulan November lalu adalah bulannya
patah hati. Bukan karena sang rembulan yang patah hati ya, tapi di bulan itu
fia nya yang patah hati . udah ngerti lah yaa wkwk. Mungkin kalo kalian adalah
temen fia yang tau cerita atau kisah cinta fia dari awal udah pasti tau maksud
dari cerita ini. Sampe ada yang langsung kepo karena foto2 dengan si doi di
hapus di akun ig ,ada juga yang langsung
japri ada apa dan lain sebagainya.
Yang pasti pasti nya aja nih yaa, dari
kejadian di bulan lalu , bukan berarti tanpa pertimbangan yang matang. Fia
mikir sampe berhari-hari, ga bisa tidur cuma gara2 masalah ini. Yang
memberatkannnya sampai hari ini fia belum bisa sepenuhnya move on adalah si doi
itu bisa dibilang cinta pertama fia. Dia adalah orang yang sempat fia perjuangkan,
sempat fia kasih tangisan selama berbulan-bulan, dia adalah sosok yang mewarnai
masa cinta monyet fia , yang fia rasa jika story cinta ini berakhir dengan
happy ending , bisa menjadi sebuah cerita seru dan unik untuk di ceritakan
kelak. Tapi mungkin jalan cerita tuhan berbeda. Kita yang hanya menjadi sebuah
aktor bisa apa? Ada yang nanya . “Memangnya tidak ada solusi lain untuk di
perbaiki ?” yaa entahlah....
Dan rasa sesal mulai menghantui
sekarang. Bukan karena penyelasan fia berakhir dengan si doi. Melainkan sesal
karena selama 2 tahun lebih fia punya status dengan dia manfaatnya apa ? serasa
fia membuang2 waktu secara percuma. Fia membuang waktu itu dengan kata Pacaran
yang ujungnya menjadi hal yang menyakitkan. Tapi dari kejadian ini fia memiliki
kesadaran akan kebijakan dalam menjalin hubungan. Kalau tidak ada komitmen,
tidak ada tujuan yang pasti buat apa pacaran. Kalau hanya untuk menjadikan
teman bermain, teman curhat, ga perlu juga sampe harus pacaran. Mungkin dari
kalian ada yang kontra dengan pendapat ini . kita tidak bisa menyalahkan
perasaan pada orang lain. Tapi bagaimana kita menyikapi pacaran itu sendiri.
Yang jelas ada banyak sekali pelajaran yang berharga dari kejadian bulan lalu.
Hari demi hari fia jalani dengan perjuangan
penuh untuk bisa melupakan sejenak rasa sakit karena pemutusan hubungan itu. Di
tanggal 01 Desember kemarin fia mengikuti salah satu pendidikan Pecinta Alam
yang menjadi sebuah syarat untuk bisa menjadi anggotanya. Tempatnya di Gunung
Sawal Cikoneng – Ciamis. Banyak hal yang berharga juga yang fia dapat dari
pendidikan itu. Pelatihan mental , fisik, kekuatan batin ckck dan masih banyak
lagi. Salah satunya pelatihan mental itu , yang bisa membuat fia tidak
mengingat sakitnya hati selama berhari2. Melupakan sejenak lah yaa haha Tingkat
kedewasaan dan kemandirian nya jadi meningkat setelah pendidikan itu , meskipun
kalau masalah dewasa belum sepenuhnya dewasa.
Oh iya sejalan dengan patahnya sang
hati , ciyeeelaah haha . Fia di perkenalkan dan di pertemukan dengan sosok
laki2 baru yang sebelumnya tak pernah kenal , tidak pernah bertemu, tidak
pernah saling tahu. Sampai tak terasa sebenarnya fia bisa menyembuhkan luka
atas kejadian lalu karena dia. Teman berbagi, teman dalam segala hal. Fia suka
? Sayang ? Oh entah rasa apa , tapi kalau di tanya perihal tadi jujur fia
sendiri gatau harus jawab apa. Yang jelas dia ada ketika fia butuh. Dia
bisa mendengar apa yang fia katakan. Fia bisa merasa nyaman sampai tak terasa
akan waktu yang terus berjalan hingga kita bisa berjam2 bicara. Kalian mau
bandingin dia dengan si doi sebelumnya ? Kalau masalah kenyamanan bicara sih
dia juaranya. Fia bisa tanpa ragu bicarain segala hal , dari mulai hal yang ga
penting , sepele , hal kecil , lucu , atau cerita garing sekali pun . Fia ga
perlu mikir dulu sama apa yang mau fia ucapin nanti kalau lagi sama si dia .
Karena topik pembicaraan itu selalu saja muncul spontan kalau fia lagi ngobrol.
Fia ga perlu bingung pertemuan kita nanti bakal krik krik krik. Karena pasti ada
hal seru yang di bicarain. haha
Memang setiap orang memiliki sifat yang
berbeda. Fia juga tidak menyalahkan si doi yang ga banyak bicara itu . Fia ga
menyalahkan sikap si doi yang bla bla bla. Karena faktanya fia bisa bertahan
selama itu karena fia memiliki perasaan sayang yang tulus. Daaaaaan dari semua
cerita cerita si doi yang berakhir ini, Akhir cerita nya adalah:
“Tak selamanya Cinta yang kita
bayangkan indah akan berakhir indah.
Rencana Tuhan tidak akan bisa kita tebak. Yang paling penting adalah
kita menjalani dan mensyukuri apa yang kita lakukan sekarang.”



Komentar
Posting Komentar